chopper jokowi

JATUH CINTA PADA TUNGGANGAN PERTAMA, JOKOWI BELI CHOPPER KARYA ANAK BANGSA

Belum lama ini rakyat Indonesia dihebohkan dengan berita Presiden Jokowi yang membeli satu unit motor berjenis chopper dari bengkel modifikasi di bilangan Jakarta bernama “Elders Garage”. Menurut kabar dari sumber terpercaya, Jokowi mulai jatuh hati pada motor tersebut dari sejak acara peringatan Sumpah Pemuda yang diselenggarakan di istana beberapa waktu lalu.

Kebetulan saat itu tim dari Elders Garage diundang ke istana negara untuk memamerkan beberapa karya anak bangsa. Presiden ke tujuh RI ini sempat mencoba menunggangi motor buatan Elders Garage ketika itu, motor Royal Enfield jenis Bullet 350cc berwarna hitam yang sudah dimodifikasi dengan gaya chopper inilah yang membuat Jokowi tertarik untuk memiliki Moge.

Adrianka, salah satu owner dari Elder Garage, mengungkapkan jika motor yang dibeli oleh Presiden Jokowi yang diberi nama ‘Chopperland’ memiliki rangka yang 100% produk buatan anak bangsa. Sementara mesin, tangki bensin, dan tromol yang terpasang masih asli bawaan.

chopper jokowi

Motor Jokowi Sempat Melancong ke Jepang

Ternyata sebelum dibeli oleh Jokowi, motor chopper Royal Enfield berwarna emas tersebut sudah direncanakan untuk dipamerkan di negeri sakura, Jepang. Maka, meski telah dibeli, pihak Elders Garage meminta izin pada Jokowi selaku pemilik baru motor tersebut untuk meminjamnya beberapa hari guna dipamerkan di sebuah acara pameran motor di sana.

Biarpun sudah dibeli oleh orang nomor satu di Indonesia, ternyata motor ini dipamerkan tanpa menggunakan embel-embel apapun yang menyangkut sang presiden. Motor dipamerkan dengan apa adanya, dan setelah dua pekan, motor segera diserahkan ke kediaman Presiden di Paviliun Bayu Rini, Kompleks Istana Presiden Bogor, pada 20 Januari lalu.

Ada Alasan Lain di Balik Pembelian Chopperland

Ternyata Jokowi membeli Chopperland bukan hanya sekedar untuk gaya-gayaan, lebih dari itu, Jokowi ingin meningkatkan brand value dari produk anak bangsa.

Tidak sekali Jokowi melakukan hal seperti ini untuk mendongkrak kepercayaan diri para pengusaha lokal guna membangung perekonomian Indonesia yang lebih maju. Sebelumnya Jokowi sempat mencicipi kopi di sebuah kafe di Bandung bernama Sejiwa, juga tempat serupa di Pontianak. Jokowi menegaskan bahwa penting untuk para pengusaha muda agar tetap menjaga ‘DNA’ asli bangsa Indonesia yaitu crafting (kerajinan tangan).

elders garage

Kini banyak orang Indonesia yang telah lupa, namun sebenarnya karakteristik asli orang Indonesia adalah seorang pengrajin. Seharusnya orang Indonesia mampu untuk membuat segala peralatan dan kebutuhan sehari-hari tanpa harus membeli dari luar negeri. Namun seiring berjalannya waktu, orang Indonesia cenderung lebih konsumtif dan pemalas.

Karakter Unik Seorang Jokowi

Sebagai orang nomor satu di Indonesia, Presiden Joko Widodo memang memiliki kharisma yang cukup unik.

Menduduki kursi presiden setelah sebelumnya menjadi Gubernur DKI Jakarta, suami dari Iriana Widodo ini dikenal sering melakukan “blusukan” atau mengunjungi daerah-daerah pelosok untuk menengok keadaan rakyat yang dipimpinnya. Beliau berharap dengan metode blusukan, rakyat jadi merasa lebih dekat dan lebih diperhatikan oleh pemimpinnya.

Selain kesederhaannya sebagai seorang presiden, Jokowi juga punya selera musik yang unik. Mantan walikota Solo ini ternyata menyukai aliran musik cadas metal.

Beberapa waktu lalu, Jokowi sempat menonton konser band metal asal Amerika Serikat, Metallica, lengkap dengan kaos hitam bergambar band favoritnya tersebut. Kaesang, anak bungsu Presiden Jokowi, juga pernah curhat jika selera musik ayahnya membuat ia harus mendengarkan lagu-lagu dari band seperti Judas Priest di sepanjang jalan dari Bogor menuju Jakarta.

chopper jokowi

Liputan Alexis : (Dulu) Inilah Surga Dunia di Jakarta

Cerita tentang hotel Alexis kembali ramai diperbincangkan ketika gubernur Jakarta terpilih, Anies Baswedan, bersama dengan wakilnya, Sandiaga Uno, memutuskan untuk tidak memperpanjang izin operasi yang katanya tempat prostitusi berkedok hotel dan spa.

Memang isu bisnis esek-esek di tempat ini sudah menjadi rahasia umum, bahkan di tahun 2016, mantan gubernur Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama atau yang lebih sering dikenal dengan nama Ahok mengungkapkan hal serupa. Ahok yakin jika Alexis telah menjadi “surga dunia” bagi para pria hidung belang. “Di Alexis, surga bukan di telapak kaki ibu, tapi di lantai 7.” Ucapnya.

Lantai 7 hotel Alexis memang sudah sangat terkenal sebagai tempat prostitusi papan atas. Secara fisik, di tempat yang katanya “surga dunia” ini adalah bath house dan griya pijat. Namun, ketika malam tiba, lantai ini akan berubah menjadi seperti taman yang dipenuhi oleh wanita-wanita cantik berpakaian seksi yang siap melayani syahwat para pria.

salah satu sudut di lantai hotel alexis

One-Stop Entertainment

Hotel Alexis beralamat di Jalan RE. Martadinata, No. 1, Ancol, Jakarta Utara. Sebelum kehilangan izin usahanya, tempat ini akan sangat ramai ketika hari menjelang malam. Kalau kamu berkunjung di akhir pekan, kamu akan disambut dengan suara riuh musik yang mendentum dari klub bernama 4Play yang terletak di lantai 1.

Seperti klub biasanya, 4Play memiliki fasilitas kursi untuk bersantai dan minum-minum. Ada bar tempat memesan minuman beralkohol. Untuk membuka meja di tempat ini, kamu akan dikenai biaya minimal 2 juta. Lampu-lampu gemerlapan menambah suasana malam semakin ramai. Yang menarik dari klub 4Play milik Alexis, katanya di hari-hari tertentu ada perempuan-perempuan yang akan menari di tiang-tiang dekat bar tanpa menggunakan sehelai benang pun.

suasana suatu saat di alexis dahulu

Lantai 1 hanya secuil dari kesenangan yang ditawarkan oleh Alexis, karena primadona sesungguhnya dari tempat ini berada di lantai 7.

Untuk menuju kesana, satu-satunya akses adalah melalui lift di dekat meja resepsionis di bagian lobi. Lift ini dijaga ketat oleh sekuriti berbadan tegap. Sebelum masuk, staff Alexis akan menanyakan tujuan kamu lalu setelahnya mempersilahkan kamu masuk ke lift.

Setelah dari lift kamu akan segera di sambut oleh resepsionis yang bertugas di lantai tersebut. Kamu akan diberikan gelang berwarna merah dengan nomor tertentu yang sudah dipasangi chip. Gelang ini yang akan menjadi identitas kamu selama di sana. Gelang ini juga bisa dipakai untuk membuka loker dan dijadikan alat untuk menentukan berapa biaya yang harus di bayar di kasir.

Setelah itu, kamu harus menyerahkan handphone kepada staff keamanan sebelum bisa masuk ke area spa. Handphone kamu akan dipasangi stiker di tiap kamera-nya sebelum dikembalikan kembali. Ya, kebijakan untuk tidak membawa kamera ke area ini sangat ketat. Bagi pengunjung yang ketahuan merekam kejadian di dalam, alat perekamnya akan disita.

Tidak lama kemudian kamu akan dibawa masuk ke ruangan yang dipenuhi gazebo. Di sinilah kamu akan ditawarkan pelayanan wanita-wanita cantik yang siap untuk memberikan apapun yang kamu butuhkan termasuk pelampiasan nafsu seksual. Yang lebih mencengangkan lagi, perempuan-perempuan yang ditawarkan ini bukan hanya berasal dari Indonesia tapi juga negara-negara lain seperti Thailand, Vietnam, Uzbekistan bahkan Amerika Latin.

salah satu ruangan di alexis

Hanya Tinggal Cerita

Sekarang cerita itu Cuma tinggal kenangan. Dengan kebijakan gubernur baru, Alexis ditutup meski belum benar-benar ada bukti konkret yang bisa mengungkapkan bisnis prostitusi terselubung di tempat itu. Namun begitu, ditutupnya Alexis tidak serta merta menjadi akhir dari bisnis syahwat ini.

Sebagai contoh, bisnis perjudian Indonesia yang ditutup bertahun-tahun lalu. Tidak menjadikan judi menghilang, hanya berganti bentuk menjadi situs-situs judi online seperti MAHABET, karena masyarakat Indonesia selalu butuh hiburan di tengah-tengah hiruk pikuk pekerjaan.